Berebut Kursi DKI 1 Dengan Ahok

ahok

 

Hawa Ibu Kota semakin panas di tengah puncak musim hujan. Bukan lantaran sang mentari yang berebut posisi dengan awan. Politik lah yang membuat suhu di DKI Jakarta naik. Terutama terkait lawan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Ya, walau Pilkada DKI baru akan berlangsung Februari 2017, perebutan kursi DKI 1 mulai mencuat.

Ada beberapa waktu belakangan, muncul sejumlah nama yang akan menjadi pesaing Ahok dalam gelaran pesta demokrasi tersebut. Sebut saja Abraham Lunggana, Ahmad Dani, Sandiaga Uno, Adhyaksa Dault, Yusril Ihza Mahendra,dan Hasnaeni Moein.


“Semua berat lah ya saya kira. Apalagi Pak Yusril (Yusril Ihza Mahendra), ya kan. Pak Yusril lebih berat, bekas capres,” ucap Ahok di Balai Kota Jakarta.


Dia melihat tekad Yusril begitu besar dalam mengalahkannya. Sebagai sesama orang Belitung, Ahok merasa Yusril ingin meneruskan kesuksesan kakaknya yang berhasil mengalahkan adik Ahok, di Pilkada Belitung Timur.

“Ya kan beliau yakin banget, abangnya pernah ngalahin adik saya 51 persen. Mungkin di DKI dia pikir juga bisa ngalahin 50 persen plus 1 gitu kan. Enggak apa-apa. Saya sih enggak apa-apa, yang penting nyaris kalah cukup kok. Nyaris kalah aja,” ujar Ahok.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s