Proses Pembuatan Akta kelahiran

*Deskripsi*
Apa sih akta kelahiran itu….?,Akta Kelahiran adalah Bukti Sah mengenai Status dan Peristiwa Kelahiran Seseorang yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.
Bayi yang dilaporkan kelahirannya akan terdaftar dalam Kartu Keluarga dan diberi Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai Dasar untuk Memperoleh Pelayanan Masyarakat dan Lainnya.
Di jaman yang sudah modern ini jangan sampai anak2 kita tidak memiliki akta kelahiran. Karna kita akan menyesal di kemudian hari, karna manfaat akte kelahiran buat anak itu banyak manfaatnya.


Adapun manfaat dari Akta Kelahiran sebagai berikut:

1. Untuk Identitas Anak
2. Untuk Administrasi Kependudukan : KTP, KK
3. Untuk Keperluan Sekolah
4. Untuk Pendaftaran Pernikahan di KUA
5. Untuk Mendaftar Pekerjaan
6. Untuk Persyaratan Pembuatan Paspor
7. Untuk Mengurus Hak Ahli Waris
8. Untuk Mengurus Asuransi
9. Untuk Mengurus Tunjangan Keluarga
10. Untuk Mengurus Hak Dana Pensiun
11. Untuk Melaksanakan Ibadah Haji

*Dasar Hukum*
Dasar hukum yang di gunakan adalah : Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

*Syarat dan Ketentuan yang harus di siapkan*
Syarat – Syarat yang Harus Dipenuhi dalam Permohonan Pembuatan Akta Kelahiran Baru sebagai berikut:
1. Foto copy Akta Nikah (bagi orang tua yang sudah bercerai dengan menggunakan Akta Cerai) yang telah dilegalisir KUA *apabila tidak bisa memberikan Surat Akta Nikah atau Itsbat maka Anak Merupakan Anak Ibu
2. Untuk anak yang tidak diketahui asal usulnya persyaratan pembuatan akta harus dilengkapi dengan Surat Keterangan dari Kepolisian (menjelaskan asal usul anak) dan dokter (menjelaskan perkiraan usia anak)
3. Foto copy Kartu Keluarga yang dilegalisir
4. Foto copy KTP Ayah dan Ibu, jika usia diatas 17 tahun menggunakan KTP Sendiri
5. 2 Orang Saksi Pencatatan Pelaporan Kelahiran berikut foto copy KTP yang Masih Berlaku
6. Surat Keterangan Lahir dari Kepala Desa / Lurah, Dokter, Bidan, Rumah Sakit yang disahkan di desa / kelurahan
7. Surat Kuasa Bermaterai Rp 6.000,- apabila pencatatan dikuasakan
8. Mengisi Formulir Permohonan Pencatatan Kelahiran bermaterai Rp 6.000,-

*Prosedur*
Adapun proses untuk pembuatan Akta Kelahiran di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil:
Apabila syarat – syarat dan ketentuan telah dipenuhi dengan lengkap, dapat segera mengurus pembuatan akta kelahiran dan mendaftar ke Loket di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.
Selanjutnya petugas dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil akan melakukan langkah – langkah sebagai berikut:

1. Penelitian Berkas
2. Memasukkan Data dalam Komputer
3. Pengecekan Data dan diparaf oleh Pemeriksa Data
4. Penandatanganan oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil
5. Distempel atau dicap
6. Penyerahan Akta Kelahiran pada Pemohon

alur-akta kelahiran

*Biaya (Rupiah) yang harus di keluarkan*

Sebenarnya untuk Biaya Pembuatan Akta Kelahiran secara resmi gratis.
Pengurusan akta kelahiran bagi bayi yang lahir lewat dari 60 hari dikenakan denda maksimal Rp 1.000.000,- (Satu Juta Rupiah) atau sesuai dengan ketentuan daerah masing – masi

*Deskripsi*
Apa sih akta kelahiran itu….?,Akta Kelahiran adalah Bukti Sah mengenai Status dan Peristiwa Kelahiran Seseorang yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.
Bayi yang dilaporkan kelahirannya akan terdaftar dalam Kartu Keluarga dan diberi Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai Dasar untuk Memperoleh Pelayanan Masyarakat dan Lainnya.
Di jaman yang sudah modern ini jangan sampai anak2 kita tidak memiliki akta kelahiran. Karna kita akan menyesal di kemudian hari, karna manfaat akte kelahiran buat anak itu banyak manfaatnya.
Adapun manfaat dari Akta Kelahiran sebagai berikut:

1. Untuk Identitas Anak
2. Untuk Administrasi Kependudukan : KTP, KK
3. Untuk Keperluan Sekolah
4. Untuk Pendaftaran Pernikahan di KUA
5. Untuk Mendaftar Pekerjaan
6. Untuk Persyaratan Pembuatan Paspor
7. Untuk Mengurus Hak Ahli Waris
8. Untuk Mengurus Asuransi
9. Untuk Mengurus Tunjangan Keluarga
10. Untuk Mengurus Hak Dana Pensiun
11. Untuk Melaksanakan Ibadah Haji

*Dasar Hukum*
Dasar hukum yang di gunakan adalah : Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

*Syarat dan Ketentuan yang harus di siapkan*
Syarat – Syarat yang Harus Dipenuhi dalam Permohonan Pembuatan Akta Kelahiran Baru sebagai berikut:
1. Foto copy Akta Nikah (bagi orang tua yang sudah bercerai dengan menggunakan Akta Cerai) yang telah dilegalisir KUA *apabila tidak bisa memberikan Surat Akta Nikah atau Itsbat maka Anak Merupakan Anak Ibu
2. Untuk anak yang tidak diketahui asal usulnya persyaratan pembuatan akta harus dilengkapi dengan Surat Keterangan dari Kepolisian (menjelaskan asal usul anak) dan dokter (menjelaskan perkiraan usia anak)
3. Foto copy Kartu Keluarga yang dilegalisir
4. Foto copy KTP Ayah dan Ibu, jika usia diatas 17 tahun menggunakan KTP Sendiri
5. 2 Orang Saksi Pencatatan Pelaporan Kelahiran berikut foto copy KTP yang Masih Berlaku
6. Surat Keterangan Lahir dari Kepala Desa / Lurah, Dokter, Bidan, Rumah Sakit yang disahkan di desa / kelurahan

7. Surat Kuasa Bermaterai Rp 6.000,- apabila pencatatan dikuasakan
8. Mengisi Formulir Permohonan Pencatatan Kelahiran bermaterai Rp 6.000,-

*Prosedur*
Adapun proses untuk pembuatan Akta Kelahiran di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil:
Apabila syarat – syarat dan ketentuan telah dipenuhi dengan lengkap, dapat segera mengurus pembuatan akta kelahiran dan mendaftar ke Loket di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

Selanjutnya petugas dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil akan melakukan langkah – langkah sebagai berikut:

1. Penelitian Berkas
2. Memasukkan Data dalam Komputer
3. Pengecekan Data dan diparaf oleh Pemeriksa Data
4. Penandatanganan oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil
5. Distempel atau dicap
6. Penyerahan Akta Kelahiran pada Pemohon

*Biaya (Rupiah) yang harus di keluarkan*

Sebenarnya untuk Biaya Pembuatan Akta Kelahiran secara resmi gratis.
Pengurusan akta kelahiran bagi bayi yang lahir lewat dari 60 hari dikenakan denda maksimal Rp 1.000.000,- (Satu Juta

ng.

*Lama Penyelesaian proses pembuatan (hari)*

Jika tidak ada permasalahan dan persyaratan lengkap serta semua data sesuai, maka pengurusan dapat selesai dalam jangka waktu 2 hari.
Sedangkan penyelesaian pembuatan akta kelahiran, berdasarkan UU No. 23 tahun 2006, adalah selama 30 hari kerja.

*Sarana dan Prasarana*
Loket di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

*Kontak Penyelenggara*
Informasi lebih lanjut silakan menghubungi Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil masing-masing kota/kabupaten.

*Info Tambahan*
Percepatan Akta Kelahiran
Sebagai generasi penerus, anak-anak bangsa harus memiliki hak-hak tertentu yang harus dipenuhi negara. Salah satunya adalah kita harus memiliki identitas diri atau akte kelahiran yang sangat bermanfaat dan mempengaruhi pengakuan kewarganegaraannya.
Oleh karena itu, Kementerian Pendidikan Nasional bersama-sama dengan Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Kemenkokesra), Kementerian Luar Negeri, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial, Kementerian Agama, Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPP & PA) menandatangani nota kesepahaman tentang percepatan kepemilikan akta kelahiran dalam rangka perlindungan anak. Penandatangan di dilakukan di kantor Kemenkokesra,
Adapun Implementasinya, setiap kementerian akan menjalankan nota kesepahaman ini berdasarkan tugas dan fungsinya. Kementerian Luar Negeri akan membantu supaya tidak ada anak TKI yang tak memiliki identitas. Kementerian Kesehatan membantu agar pembuatan surat keterangan lahir merupakan paket layanan persalinan. Kementerian Pendidikan Nasional bersama-sama dengan Kementerian Agama akan mengintegrasikan materi akan pentingnya akan akte kelahiran di sekolah-sekolah dan lembaga pendidikan.
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia akan memastikan keterpaduan akte kelahiran bagi anak dalam proses keimigrasian dan yang terkait lembaga pemasyarakatan serta rumah tahanan.
Kementerian Sosial akan memfasilitasi anak-anak di berbagai lembaga kesejahteraan social. Kementerian Dalam Negeri sebagai penanggung jawab layanan pencatatan sipil akan mempercepat layanannya. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak membantu untuk melakukan sinkronisasai dan koordinasi segala hal yang terkait masalah perlindungan anak termasuk pemenuhan akte kelahiran bagi anak tersebut. MOU berlaku selama 4 tahun, hinnga 2014. Diharapkan seluruh balita Indonesia pada akhir 2015 memiliki akte lahir.
Surat Edaran Mendikbud no. 279/MPK/LL/2012 tentang Percepatan Kepemilikan Akte Kelahiran Dalam Rangka Perlindungan Anak bisa diunduh di sini
Nota Kesepahaman antara Menteri Dalam Negeri, Menteri Luar Negeri, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Menteri Kesehatan, Menteri Pendidikan Nasional, Menteri Sosial, Menteri Agama, dan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak tentang Percepatan Kepemilikan Akta Kelahiran Dalam Rangka Perlindungan Anak .

Wasalam, Terimakasih.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s